LAPORAN HASIL PERHITUNGAN POTENSI PADA CALON LOKASI IZIN PEMANFAATAN KAYU BULAT RIMBA PADA HUTAN HAK/RAKYAT (IPKR)

BERITA ACARA
PERHITUNGAN POTENSI KAYU RIMBA CALON LOKASI IPKR An. TASWAN
DESA LANGKORONI KECAMATAN MALIGANO
RPH KOWA-KOWA UPTD KEHUTANAN KAWA BARAT

Pada hari ini Kamis Tanggal Sembilan Bulan Februari Tahun Dua Ribu Dua Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini masing-masing :

1. N a m a : MUH. ZAKIRI
Jabatan : Ka.RPH Kowa-Kowa

2. N a m a : MOHAMMAD AQSA, S.Hut
Jabatan : Staf Dinas Kehutanan Kab. Muna

Berdasarkan Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muna Nomor : 301/167/DKM Tanggal 06 Februari 2012, telah melakukan Perhitungan Potensi atas Kayu Rimba yang dimohonkan Izin Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR) An. TASWAN, dengan hasil sebagai berikut :

1. Letak dan Luas
Lokasi yang dimohonkan IPKR terletak di Wilayah Pemerintahan Desa Langkoroni Kecamatan Maligano, RPH Kowa-kowa UPTD Kehutanan Kawa Barat Dinas Kehutanan Kabupaten Muna.
Berdasarkan Surat Keterangan Kepala Desa Langkoroni Nomor : 187/DL/SK/XI tanggal 28 November 2011, Rekomendasi Ka. UPTD Kehutanan Kawa Barat Nomor : 30/317/UPTD.KB/2012 tanggal 02 Februari 2012, dan Rekomendasi Camat Maligano Nomor : 512/23/DML/IV/2012 tanggal 03 Februari 2012 lokasi yang dimohon seluas 5,40 Ha, setelah disesuaikan dengan Peta Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000, terletak di Luar Kawasan Hutan atau Areal Peruntukan Lain (APL) yakni Lahan Milik Masyarakat (surat keterangan tanah terlampir)
2. Topografi
Lokasi yang dimohonkan IPKR mempunyai topografi datar sampai landai dengan kemiringan 0 % – 10 %, sehingga apabila kayunya diolah tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.

3. Asal Usul Kayu
Pada lokasi yang dimohon terdapat kayu Rimba, kayu tersebut berasal dari tegakan alam yang telah diolah oleh pemilik lahan sejak tahun 1960an berdasarkan Surat Keterangan Kepala Desa Langkoroni Nomor : 187/DL/SK/XI tanggal 28 November 2011, (terlampir).

4. Data Hasil Perhitungan Potensi
Berdasarkan Hasil Perhitungan Potensi diperoleh data Potensi Kayu Rimba dengan komposisi diameter sebagai berikut :

 
 
Kelompok
 
 
Jenis Pohon
Kelas Diameter
 
Total N
 
 
Total V(M3)
 

40-49
50-60

60 UP

N
V(M3)
N
V(M3)
N
V(M3)

Rimba Campuran
 
 
 
 
 
 
 
 
Beli
2
1,843
5
6,312
 
 
7
8,156

Kalengka
15
11,955
9
10,883
1
1,583
25
24,421

Kapuk Hutan
6
4,843
5
7,034
1
2,026
12
13,903

Kasta
3
2,078
4
4,938
 
 
7
7,017

Mangga Hutan
1
0,957
5
6,053
4
5,607
10
12,618

Marcopo
2
1,073
4
4,900
1
1,857
7
7,830

Rumbei
2
1,401
4
5,641
1
2,026
7
9,067

Soni
3
2,209
3
4,175
1
2,089
7
8,473

Wola Batu
3
2,756
3
3,455
1
1,745
7
7,956
R. Campuran Total
37
29,116
42
53,392
10
16,932
89
99,440

Demikian Berita Acara ini dibuat dan ditandatangani dengan sebenar-benarnya sebagai bahan pertimbangan selanjutnya.
Tim Perhitungan Potensi, :

Pemohon IPKR,
1. MUH. ZAKIRI
……………

TASWAN
2. MOHAMMAD AQSA, S.Hut
…………….

KATA PENGANTAR

Laporan Hasil Perhitungan Potensi ini disusun berdasarkan Hasil Perhitungan Potensi yang dilaksanakan pada tanggal 07 Oktober s/d 08 Februari 2012 atas Lokasi Permohonan Izin Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR) An. TASWAN seluas 5,40 Ha. Calon Lokasi IPKR yang dimohonkan terletak di Wilayah Pemerintahan Desa Langkoroni Kecamatan Maligano, RPH Kowa-Kowa UPTD Kehutanan Kawa Barat Dinas Kehutanan Kabupaten Muna.

Pelaksanaan Perhitungan Potensi ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi tentang keadaan potensi kayu serta data penunjang lainnya.

Kepada semua pihak yang telah membantu mulai dari pelaksanaan Perhitungan Potensi sampai dengan selesainya penyusunan laporan ini, kami ucapkan terima kasih.

Raha, 09 Februari 2012

Ttd,

Tim Perhitungan Potensi

A. P E N D A H U L U A N

1.Latar Belakang

Dalam rangka pelaksanaan Undang-undang Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; Peraturan Pemerintah Nomor : 25 Tahun 2004 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi Daerah Otonom; Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.51/Menhut-II/2006 tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang berasal dar Hutan Rakyat; serta Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor : 50 Tahun 2002 tentang Pedoman Susunan Organisasi Perangkat Daerah dimana diberikan Kewenangan Daerah Kabupaten dalam pemberian Perizinan Pemanfaatan Hutan Rakyat/Milik. Atas dasar kewenangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna menetapkan Peraturan Daerah Nomor : 02 Tahun 2006 tentang Retribusi Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR).

Sehubungan dengan hal tersebut, maka berdasarkan permohonan IPKR An. TASWAN yang terletak di Wilayah Pemerintahan Desa Langkoroni Kecamatan Maligano, RPH Kowa-Kowa UPTD Kehutanan Kawa Barat Dinas Kehutanan Kabupaten Muna seluas 5,40 Ha, maka Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muna membentuk Tim untuk melaksanakan Perhitungan Potensi pada areal/lokasi yang dimohon.

Berdasarkan Peta Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000, lokasi yang dimohon terletak di Luar Kawasan Hutan yakni pada lahan milik masyarakat Desa Langkoroni Kecamatan Maligano (SKPT/bukti pajak terlampir). Metode Pelaksanaan Perhitungan Potensi yang digunakan adalah cara sensus (100%). Hasil Perhitungan Potensi dan pengamatan dan pengukuran di lapangan menunjukkan bahwa areal tersebut memiliki potensi kayu yang cukup memadai dan layak untuk dilakukan pemungutan ( Data Hasil Perhitungan Potensi dan Rekapitulasi Data Hasil Perhitungan Potensi Terlampir ).

2. Maksud dan Tujuan

a. Maksud
Pelaksanaan Perhitungan Potensi pada Areal Rencana Izin Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR) dimaksudkan untuk menghitung / mengetahui potensi kayu yang berada pada lokasi yang dimohon. Hasil Perhitungan Potensi tersebut akan dijadikan dasar untuk memberikan target produksi dalam Penerbitan Izin Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR).

b.Tujuan
Pelaksanaan Perhitungan Potensi bertujuan untuk memenuhi salah satu persyaratan sebagai Bahan Pertimbangan Teknis Kepala Bidang Perencanaan Hutan untuk diterbitkannya Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muna

B. KEADAAN UMUM LOKASI

1. Letak dan Luas
Calon Lokasi IPKR yang dimohonkan oleh Sdr. TASWAN terletak di Luar Kawasan Hutan yang berlokasi di Wilayah Pemerintahan Desa Langkoroni Kecamatan Maligano, RPH Kowa-Kowa UPTD Kehutanan Kawa Barat Dinas Kehutanan Kabupaten Muna.
Luas Calon Lokasi IPKR yang dimohonkan oleh Sdr. TASWAN adalah seluas 5,40 Ha yang merupakan lahan kebun milik sebagai berikut :
No.
Pemilik Lahan
Luas (Ha)
Lokasi
Ket.
1.
TASWAN
1,06
Langkoroni
SKT
2.
H. LA ADI
1,94
Langkoroni
SKT
3.
LA ILU
1,20
Langkoroni
SKT
4.
ASMAN
1,20
Langkoroni
SKT
JUMLAH

5,40

2.Topografi
Lokasi IPKR yang dimohon mempunyai topografi adalah datar sampai landai dengan kemiringan 0 % – 10 % sehingga apabila kayunya dieksploitasi tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.
3. Sarana Perhubungan
Lokasi IPKR yang dimohon terletak di Desa Langkoroni dengan jarak sekitar 50 km dari Ibu Kota Kabupaten Muna. Untuk mencapai lokasi tersebut menggunakan kapal Laut/Speed kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat sekitar 2 Jam dari Kota Raha.

C. DASAR PELAKSANAAN PERHITUNGAN POTENSI

1.Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.51/Kpts-II/2003 tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang berasal dari Hutan Hak/Rakyat;
2.Peraturan Daerah Kabupaten Muna Nomor : 02 Tahun 2006 tentang Retribusi Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR) Lembaran Daerah Nomor : 02 Tahun 2006 ;

3.Surat Keterangan Kepala Desa Langkoroni Nomor : 187/DL/SK/XI tanggal 28 November 2011;
4.Rekomendasi Ka. UPTD Kehutanan Kawa Barat Nomor : 30/317/UPTD.KB/2012 tanggal 02 Februari 2012;
5.Rekomendasi Camat Maligano Nomor : 512/23/DML/IV/2012 tanggal 03 Februari 2012;.
6.Surat Perintah Tugas dari Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muna Nomor : 301/167/DKM tanggal 06 Februari 2012.

D. METODE PELAKSANAAN PERHITUNGAN POTENSI

a.Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan Perhitungan Potensi dilaksanakan selama 2 (dua) hari mulai tanggal 07 Oktober s/d 08 Februari 2012.
b. Teknik Pelaksanaan
Perhitungan Potensi dilaksanakan dengan system sensus (100 %) terhadap semua kayu yang dapat diperdagangkan. Pengukuran diameter Pohon dilakukan pada Pohon dan diukur panjang total sehingga dapat dihitung volumenya.

E.HASIL PELAKSANAAN PERHITUNGAN POTENSI

1.Potensi Kayu
Sesuai dengan hasil Perhitungan Potensi, dalam areal yang dimohonkan IPKR (5,40Ha) terdapat jenis kayu Rimba Campuran dengan komposisi diameter sebagai berikut :
 
 
Kelompok Jenis Pohon Kelas Diameter Total N Total V(M3) 
40-49
50-60
60 UP

N
V(M3)
N
V(M3)
N
V(M3)

Rimba Campuran
 
 
 
 
 
 
 
 
Beli
2
1,843
5
6,312
 
 
7
8,156

Kalengka
15
11,955
9
10,883
1
1,583
25
24,421

Kapuk Hutan
6
4,843
5
7,034
1
2,026
12
13,903

Kasta
3
2,078
4
4,938
 
 
7
7,017

Mangga Hutan
1
0,957
5
6,053
4
5,607
10
12,618

Marcopo
2
1,073
4
4,900
1
1,857
7
7,830

Rumbei
2
1,401
4
5,641
1
2,026
7
9,067

Soni
3
2,209
3
4,175
1
2,089
7
8,473

Wola Batu
3
2,756
3
3,455
1
1,745
7
7,956
R. Campuran Total
37
29,116
42
53,392
10
16,932
89
99,440

2.Vegetasi
Jenis kayu yang terdapat pada Calon Lokasi IPKR tersebut adalah jenis kayu Bulat Rimba yang berasal dari tegakan secara alam. Lokasi yang dimohonkan adalah seluas 5,40 Ha yang disesuaikan dengan Peta Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000, terletak di Luar Kawasan Hutan yakni Lahan milik milik dan telah dilunasi PBB nya setiap tahun

F. P E N U T U P

Untuk kelancaran kegiatan perencanaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan ekploitasi dan pengangkutan kayu yang dimaksud serta rencana permudaan hutan pada areal eks tebangan dapat berjalan dengan tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka hendaknya batas/lahan yang ada benar-benar dapat dijadikan sebagai pembatas kegiatan eksploitasi pada lahan yang bersangkutan. Tujuannya antara lain adalah untuk mencegah terjadinya penebangan di luar lokasi yang dimohonkan IPKR. Pihak Kehutanan di wilayah setempat dapat melakukan pemantauan, pengawasan dan pengendalian dengan cermat dan lebih saksama.
Demikian Laporan Hasil Perhitungan Potensi Calon Lokasi Izin Pemanfaatan Kayu Rakyat (IPKR) An. TASWAN ini dibuat untuk dijadikan Bahan Pertimbangan Teknis Kepala Bidang Perencanaan Hutan dalam rangka memberikan Rekomendasi Teknis Kepada Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muna atas Permohonan Izin Pemanfaatan Kayu pada Hutan Hak/Rakyat (IPKR) An. TASWAN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: